top of page

Ambarawa Punya Museum Kereta Api

  • Writer: trvlscpe
    trvlscpe
  • Apr 7, 2019
  • 2 min read

Siapa yang tidak tahu kereta api? Pasti semua orang tahu meskipun tidak menutup kemungkinan beberapa orang belum pernah naik transportasi umum tersebut. Kereta api sudah menjadi alat angkut publik sejak jaman kolonial Belanda yang populer. Dan museum kereta api Ambarawa adalah saksi sejarah bagaimana eksistensi kereta api sudah ada dari masa ke masa.



Ambarawa. Kota kecil di selatan Semarang ini merupakan ex-kota militer pada jaman pemerintahan Belanda. Dan di stasiun inilah dahulu Belanda kerap kali mengirimkan pasukan dan persenjataan ke pelosok Semarang dan beberapa kota di Jawa Tengah. Hingga kini bangunan yang dahulunya merupakan stasiun kereta api (dahulu bernama Stasiun Willem I) namun sudah beralih fungsi menjadi museum ini masih begitu terawat. Baik bangunan, maupun koleksi-koleksi sejarah yang disimpan didalamnya.


Salah satu koleksi Museum KA Ambarawa yang menjadi daya tarik para pengunjung adalah kereta api uap buatan Maschinenfabriek Esslingen serta buatan Hannoversche Maschinenbau AG yang hingga kini lokomotif tersebut masih dapat beroperasi seperti kereta pada umumnya. Hanya saja fungsinya sudah berbeda. Jika dulu lokomotif ini berfungsi untuk mengangkut para tentara, namun kini lokomotif tersebut hanya digunakan untuk mengangkut para wisatawan yang ingin mencoba menu kereta api wisata. Dan yang perlu kalian tahu bahwa, lokomotif ini (kereta api uap) adalah satu dari tiga yang masih tersisa di belahan dunia. Dua diantaranya berada di Swiss dan India. Jadi kita patut bersyukur karena mempunyai benda peninggalan sejarah yang sampai kini kita bisa menikmati dan merasakan sensasi naik kereta api uap.



Namun begitu, kereta api wisata ini tidak dapat dipergunakan sewaktu-waktu. Karena seperti yang kita tahu, lokomotif ini merupakan jenis lokomotif yang jadul dan butuh perawatan ekstra, Jika kalian berencana untuk menikmati kereta api wisata, kalian dapat menyisihkan uang Rp. 50.000 untuk harga karcis kereta wisata, dan lori Rp. 10.000 per orang. Namun jika kalian berencana untuk menyewa kereta api tersebut secara keseluruhan, mungkin agar kalian lebih leluasa berwisata dengan rombongan teman-teman, kalian bisa menyewa kereta tersebut seharga Rp. 3.000.000. Untuk jalur wisatanya sendiri, kereta wisata Ambarawa melayani trayek dari Ambarawa menuju Bendono PP, Ambarawa - Tuntang PP dan lori wisata Ambarawa - Tuntang PP dengan perjalanan kurang lebih 1 jam. Tapi perlu diperhatikan untuk harga diatas sewaktu-waktu dapat berubah. Jadi alangkah baiknya kalian bertanya terlebih dahulu jika kalian memang berencana untuk menikmati wisata kereta api uap ini.



Nah..ada satu hal lagi yang menarik, bahwa stasiun ini ternyata sangat populer juga dijadikan sebagai spot fotografi untuk buku kenangan, lho. Tidak heran juga karena mengingat bangunan ini merupakan bangunan bersejarah yang begitu terawat baik dari segi gedung serta beberapa peninggalannya, jadi kalian bisa menggunakan dan menyewa sebagian tempat tersebut untuk jasa komersil. Untuk harga yang ditawarkan saya kurang tahu juga, karena saya belum sempat bertanya kepada pihak yang bersangkutan. He..he..he..

Jadi, jika kalian berencana berlibur ke Semarang, kalian dapat mampir sebentar ke Ambarawa untuk menikmati uniknya kereta uap yang masih tersisa ini beserta menikmati serunya naik kereta api uap. Yuk..Yuk..!!

Comments


Post: Blog2_Post
  • Facebook
  • Twitter
  • LinkedIn

©2018 by Travel Scape.

bottom of page